Rabu, 06 Desember 2017

Bipolar itu Karunia, ini Buktinya


Minggu, 3 Desember 2017 bertempat di kediaman Teh Indari Mastuti, seorang wanita dengan gangguan Bipolar melakukan launching buku hasil dari kelas Private Bisnis Couching. Private Bisnis Couching merupakan salah satu training sebagai pencetak proses penulisan buku secara cepat. Buku MenemukanMu dan MenemukanNya dibuat hanya dalam waktu dua hari. Sangat instan tetapi hasilnya, luar biasa.

Proses launching buku MenemukanMu dan MenemukanNya dimulai dengan sesi live video untuk mengupas isi buku tersebut oleh Teh Indari Mastuti. Buku tersebut berisi tentang cerita kehidupan Sendy Winduvitri atau Sendy Hadiat (akun facebook) dari masa kecil hingga sekarang atau lebih dikenal dengan buku biografi. Perjalanan hidup, hijrah, dan cinta seorang wanita dengan gangguan bipolar. Siapakah Sendy Winduvitri?

Sendy Winduvitri adalah seorang wanita dengan gangguan Bipolar atau sering disebut Bipolar Disorder. Gangguan bipolar menurut wikipedia adalah adalah gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrem berupa mania dan depresi, karena itu istilah medis sebelumnya disebut dengan manic depressive.

Tetapi berbeda dengan pendapat Teh Indari yang mengangap Bipolar adalah salah satu anugerah dari Allah SWT, yang pastinya ada hikmah dibalik anugerah tersebut.

“Saya selalu bilang pada Sendy bahwa apa yang terjadi pada hidup kita adalah karunia dan  pasti ada maknanya,” ungkap Teh Indari Mastuti menanggapi tentang bipolar.

Teh indari mencontohkan salah satu artis dengan gangguan bipolar adalah Marshanda. Dia tiba-tiba marah-marah dalam video youtube yang pernah beredar, tanpa dia pahami jika itu salah. Begitulah proses bipolar mempengaruhi pikiran dengan cepat. Tidak mampu membedakan kesalahan dan kebenaran pada saat kondisi mania.

Teh Indari juga membacakan beberapa cerita dalam buku MenemukanMu dan MenemukanNya. Kisah diawali dengan cerita kesedihan dari penulis.


Dulu saya tidak sanggup kehilangan.
saya tidak sanggup sendiri
saya tidak sanggup di caci
saya tidak sanggup dihina
saya tidak sanggup dilecehkan
sungguh saya tidak sanggup
tapi sekarang kehilangan, kesendirian, cacian, hinaan dan pelecehan adalah bagian episode dariNya yang akan tetap aku syukuri.


Kisah dalam buku ini sangat menyedihkan. Seorang sendy mengalami masa kecil yang tidak baik, mendapatkan cacian, hinaan, kekerasan atau KDRT, bullying, hingga pelecehan seksual. Dan hal tersebut adalah pencetus awal gangguan bipolar yang di deritanya.
Pelecehan seksual pada Sendy di masa kecil memberikan impact yang sangat buruk di masa depannya. Dalam kondisi yang sangat buruk tersebut, Sendy mampu melewati setiap hinaan dan cacian hingga menemukan Allah dalam kehidupannya.
“Kita semua memiliki episode terburuk dalam hidup kita, tapi jangan pernah berpikir masa depan juga menjadi episode buruk karena episode buruk di masa lalu,” ungkap Teh Indari sebagai pesan kepada kita semua untuk tetap menatap masa depan tanpa harus terpengaruh oleh masa lalu.


          Teh indari Mastuti kembali membacakan isi buku selanjutnya, yaitu Bab 1 dengan judul Sendy kecil yang terkucil.

Permainan baru yang diajarkan oleh kakak keduaku. Hidup adalah perjalanan yang menentukan tujuan akhir. Aku tidak tahu itu apa. Sungguh aku tidak tahu, aku hanya tahu itu semacam permainan baru. Ya, permainan baru yang diajarkan oleh kakak keduaku. Kakak keduaku mengenalkan permainan ini saat aku duduk di kelas satu Sekolah Dasar.
Sendy kecil yang bahagia meski tak pernah akrab barbie, tetap bahagia dengan permainan mobil-mobilan bersama kedua kakakku. Mereka sangatlah berharga dalam masa kecilku, sehingga aku senang ketika kakak mengenalkan permainan baru waktu itu.
Permainan yang kini aku pahami seharusnya tidak perlu terjadi. Aaaah, seandainya waktu itu bisa terulang kembali, seharusnya aku berlari ketika kakak mengajarkan permainan itu. Tetapi sungguh aku tak tahu.
Sendy sirambut panjang dan ikal yang selalu dikuncir itu, akhirnya mengalami trauma masa kecil. Iya, Sendy. Itu aku.

Dalam bab ini Sendy bercerita tenatang pelecehan seksual yang dialami. Sebuah kejadian suram di masa kecil yang terus membayanginya hingga kini. Apalagi pelecehan yang terjadi dilakukan oleh saudara sendiri.

Selanjutnya Teh Indari membacakan tulisan Sendy di halaman 34, tentang Papanya yang selingkuh. Dan Sendy memahami kenapa Papanya selingkuh.

Aku paham kenapa Papa selingkuh. Tidak peduli sekejam apa manusia menghinaku tidak akan aku izinkan hinaan itu merusak hatiku. Selingkuh itu kata yang aku dengar. Aku tak paham apa maknanya saat itu, namun semakin lama aku paham artinya. Papa memiliki wanita lain dihatinya, aku paham dan mencoba memahami kenapa Papa selingkuh.
Bagiku Mama wanita super galak. Bagiku Mama wanita super kejam. Aku memahami kenapa Papa selingkuh. Aku memahami kenapa Papa membutuhkan wanita lain yang lembut dan membuatnya nyaman.
Mama, perlakuan Mama sangat kasar. Tak jarang pembantu dimaki dan dikasari. Ini yang membuat kami sering gonta ganti pembantu. Dan setiap kami berganti pembantu, akulah yang takut dan menangis. Bahkan aku sering bersujud pada pembantu kami, agar mereka tak berhenti.
“Adek dengan siapa?”
“Adek sama siapa?”
“Siapa yang menemani Adek, kalau Mbak pergi?”
Tapi mereka memilih pergi, mengabaikan tangisanku. Mungkin mereka tak tahan dengan perlakuan kasar Mama. Tidakkah Mama tahu jika Sendy kecil lebih banyak menghabiskan waktu dengannya. Bahkan aku belajar menyetrika pun di ajarkan oleh pembntu. Tapi aku harus kehilangan mereka.

Betapa banyak makna yang terkandung dalam buku ini. Ternyata hal buruk merupakan pelajaran yang berharga, jangan hanya menganggap hal tersebut adalah musibah. Banyak juga pesan-pesan lainnya dalam buku MenemukanMu dan MenemukanNya.

“Kalau saya jadi Sendy belum tentu saya akan sanggup, kalau Anda jadi Sendy belumtentu Anda akanSanggup. Kita semua memiliki masa lalu, jangan pernah buruknya masa membuat buruknya masa depan kita,” pesan Teh indari sebagai penutup pada sesi live video kali ini.

Buku ini bisa di pesan khusus hingga tanggal 7 Desember 2017. Bisa pesan melalui nomor WA 085726185758 atau konsultan Indscript.


koleksi Sendy

25 komentar:

  1. kisah yang sangat menginspirasi.

    BalasHapus
  2. Saya membayangkan betapa beratnya perjuangan seorang Sendi. Berhasil melalui semuanya lalu membaginya dalam buku yang menggugah dan sangat menginspirasi, luar biasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. butuh kekuatan lebih saat membukukannya

      Hapus
  3. Ya Allah Mba, baru baca gambaran dari bukunya aja udah bikin aq ga enak hati soalnya penuh kesedihan. Betapa tidak bahagianya masa kecilnya. Dibesarkan dengan ibu yang seperti n dapet pelecehan seksual dll. Semoga kita bisa ya jadi ibu yang baik untuk anak2 kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, pelajaran banget ... sedih baca ceritanya, apalagi teteh bacanya penuh penghayatan, ikut nangis

      Hapus
  4. semoga Allah senantiasa melindungi mbak sendy dan dpt menjalani kehidupan yg lebih baik dlm ridho Allah. Love you mbak sendy...

    BalasHapus
  5. Semoga banyak Sendy lain di luar sana yang terinspirasi dari kisahnya dan kuat menghadapi segala cobaan-Nya :)

    Inspiratif Book!

    BalasHapus
  6. Sisi lain Sendy Winduwitri yang baru saya tau, masa kecil yg penuh trauma ditambah bipolar, penuh perjuangan untuk bangkit

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mbak, baca tulisannya aja sedih

      Hapus
  7. Betul, apa yang dialami oleh Sendy, kita belum tentu bisa menghadapinya. Salut sama Sendy yang bisa tegar dan akhirnya bisa bersahabat dengan bipolar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener teh, belum tentu bisa setegar teh sendy

      Hapus
  8. berat memang cobaan yang dialami sendy dimasa kecil, pelecehan dan itu dilakukan oleh saudara sendiri, pasti sangat menyakitkan danmenimbulkan trauma hingga dewasa, tapi saya salut dengan suaminya yang mau menguatkan dan menerima sandy apa adanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mbak ... melihat video-nya dia launching dan selalu menangis saat bicara

      Hapus
  9. Sukses selalu mbak, salam blogger..

    BalasHapus
  10. Betul kata teteh. Belum tentu kita sanggup ktika dlm posisinya.

    BalasHapus
  11. Inspiratif sekali. Blm bs beli bukuny. Hiks.. Hiks

    BalasHapus
  12. Inspiratif sekali. Blm bs beli bukuny. Hiks.. Hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuhuu ... bagus, saya on progress resensi

      Hapus
  13. sangat menginspirasi...terkadang orang sukses berawal dari pahit yang pernah dia rasakan

    BalasHapus

Bobor Bayam Ala-Ala

Buat Emak-Emak pagi hari memang selalu super aktif tenaga dan pikirannya, mulai dari masak, mencuci mengurus anak dan seabreg pekerjaan...