Rabu, 11 Oktober 2017

Saatnya Hantu Menulis (Ghost Writter)



Apa yang terpikir jika membaca kata “Ghost Writter”? Kalau di terjemahkan sendiri-sendiri “Hantu” dan “Penulis”, terus apa ya artinya? Itu juga yang mampir di benak saya ketika pertama kali tahu profesi Ghost Writter.

Mengawali terjun dalam dunia literasi dari titik nol membuat saya pribadi selalu penasaran dengan istilah-istilah dalam dunia literasi. Termasuk tentang Ghost writter, yang terlintas dalam pikiran saya adalah apakah ghost writter? Dan kenapa harus berhubungan dengan hantu tulisan? Inilah pemikiran saya yang benar-benar awam dengan istilah tersebut.

Memutuskan untuk berselancar ke dalam dunia maya akhirnya menemukan apa itu ghost writter versi wikipedia. Menurut wikipedia Ghost Writter atau penulis bayangan atau penulis siluman adalah penulis profesional yang dibayar untuk menulis buku, artikel, cerita, laporan, atau teks lain yang secara resmi dikreditkan ke orang lain. Selebriti, eksekutif, dan para politisi sering menyewa penulis bayangan untuk menulis draf atau menyunting otobiografi, artikel majalah, atau bahan tertulis lainnya.

Profesi ghost writter sudah ada sejak lama dan legal, banyak orang-orang terkenal yang menggunakan jasa ghost writter untuk menuliskan memoar atau biografi mereka. Pengguna jasa ghost writter bukan karena mereka tidak bisa menulis tetapi lebih pada alasan mempermudah proses penulisan di sela-sela kesibukan mereka.

Ghost writter biasanya hanya menerima jasa menuliskan buku nonfiksi tetapi bukan yang berbau ilmiah seperti skripsi dan sejenisnya. Untuk penulisan fiksi biasanya hanya sejenis memoar atau kisah inspiratif yang memang kejadiannya benar-benar ada dan terjadi pada narasumber, bukan novel. Novel termasuk dalam karya sastra penulisnya membutuhkan imajinasi dan imajinasi setiap penulis akan berbeda, itulah salah satu penyebab kenapa ghost writter tidak menerima jasa penulisan novel, meskipun beberapa tetap ada.

Setelah mengetahui tentang profesi ini, ada pemikiran lain yang melintas. Asyik neh profesi, kerja di rumah terus tapi dapet penghasila lumayan. Tanpa terduga saya mengetahui seseorang yang terbiasa menulis sebagai ghost writter membutuhkan tim. Saya pun mengikutinya, dan benar saja jika profesi ini legal dan menghasilkan. Meskipun menurut beliau ada kepuasan tersendiri saat mengetahui klien puas dengan apa yang kita tuliskan untuknya. Saya menjadi salah satu anggota tim ghost writter milik Mbak Deka Amalia. Beliau telah terbiasa dengan ghost writter sejak lama.


Jadi untuk yang mau menulis buku tetapi tidak punya waktu, atau tidak mampu menulis karena berbagai hal, gunakan saja jasa ghost writter. Itu akan membantu membuat kenangan hidup kita dengan sebuah buku, yang dapat di wariskan pada keturunan kita kelak.

8 komentar:

  1. Hantu bisa ngasilin duit ya mbak.hehe
    Memang menyenangkan jadi penulis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ... semakin belajar, semakin ngerti cara menghasilkan duit dari menulis #hehe

      Hapus
  2. seeprtinya profesi GW mengasyikkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak ... saya mulai tertarik ketika teman-teman banyak yang bilang lagi GW buku ini dan itu ... alhamdulilah sekarang ketemu jalannya

      Hapus
  3. Saya juga baru tau bun istilah ghost writer itu pas nonton drakor mengenai ghost writer. Hehehe

    BalasHapus
  4. saya pertama tahu dari status penulis-penulis ternama #hehe itu yang membuat saya tertarik

    BalasHapus
  5. aku pengen jadi hantu sepertimu mbak....hantu keren...hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayooook ... hehe besok join kalau open lagi :)

      Hapus

Resolusi dan Introspeksi Diri

Desember segera berakhir, 2017 tinggal menghitung hari. Setiap bulan desember akan hits kata-kata resolusi. Setiap orang pasti memper...