Selasa, 25 Juli 2017

Kedai 7K Solusi Makan Kenyang Hati Senang




Tanggal 12 Juni 2017, Indari Mastuti sebagai Founder Indscript mendirikan sebuah kedai makan yang sangat terjangkau. Hanya dengan 7K atau tujuh ribu rupiah bisa menyantap menu makanan sehat di Kedai 7K. Kedai dengan Slogan “Makan Tenang, Kantong Tenang, Hati Senang” ini berdiri sebagai solusi dari keprihatinan seorang Founder Indscript mengenai ketidakmampuan masyarakat bawah untuk membeli makanan mereka.
Kedai 7K berdiri dengan dua cabang sekaligus yaitu di  jalan Moh. Toha (rumah Founder) dan di sebuah ruko di kawasan  Cijawura keduanya berlokasi di kota Bandung. Untuk yang berada di jalan Moh. Toha langsung di kelola oleh Teh Indari Mastuti, sedangkan yang di Cijawura ada pengelolanya sendiri. Berdirinya kedai 7K ini di harapkan akan menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang serba kekurangan terutama masyarakat yang berada di ring satu lokasi kedai tersebut. 
Tujuan didirikannya kedai 7K adalah untuk menyerap tenaga kerja di lingkungan terdekat, mengenyangkan perut masyarakat miskin, dan menciptakan peluang pendapatan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut kedai 7K juga akan melakukan pelatihan pada  masyarakat yang tercatat sebagai pengangguran untuk menjual produk  kedai 7K secara berkeliling, dengan begitu masyarakat miskin yang mampu menikmati makan murah lebih banyak dan pengangguran pun berkurang.
Visi dan Misi dari kedai 7K sangat berpihak pada masyarakat miskin. Visi yang akan di jalankan adalah menjadi pusat kebutuhan masyarakat yang paling terjangkau di semua kalangan. Sedangkan Misi dalam pendirian kedai ini adalah memberikan kebutuhan masyarakat dengan harga ramah terutama makanan, memberikan edukasi makan sehat cara islami secara massiv, memberikan peluang kolaborasi masyarakat miskin agar mereka bisa berkembang, serta memberikan pelayanan maksimal untuk kondisi pelanggan yang minimal.
“Kedai 7K menjadi jembatan perut kenyang. Insyaallah minimal di ring satu atau wilayah terdekat jangan lagi ada yang lapar! Untuk yang mau sedekah pun lebih mudah, sebungkus hanya 7 ribu saja, bisa mengenyangkan lebih banyak perut lapar, Insyaallah.” Kutipan tersebut adalah pernyataan dari teh Indari Mastuti selaku founder kedai 7K.
Pendirian kedai yang di mulai pada bulan Ramadhan membuatnya menjadi ladang pahala bagi yang ingin bersedekah tapi berkemampuan minim. Memiliki program sedekah harian yang di lakukan setiap hari di bulan Ramadhan dengan memberikan makanan pada masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi kedai. Selama bulan Ramadhan kedai ini hanya melakukan kegiatan sosial sedekah harian, belum membuka gerai secara offline untuk bisa makan di tempat. Kedai offline di buka setelah Ramadhan.
Setelah soft launching dua hari, kini kedai 7K memiliki tim sosialisai hingan ke luar negeri, yaitu Australia dan Hongkong. Dengan memiliki target 200 paket per hari kegiatan sosialisasi yang dilakukan luar biasa, hingga setiap hari paket yang tersebar selalu bertambah. Donasi dari masyarakat semakin banyak, sedekah dengan keuangan minim inilah yang membuat antusias masyarakat setiap harinya semakin bertambah.
Dengan tujuh ribu masyarakat bisa makan makanan enak, sehat, bergizi, higienis dan kenyang. Terjangkau oleh setiap kalangan, dari tukang becak, tukang parkir, masyarakat miskin. Perut lapar tidak mengenal kasta ataupun status sosial. Semua perut harus kenyang untuk bisa beraktivitas dengan baik, inilah awal dari pendirian kedai 7K.
Donatur yang mengikuti program sedekah harian semakin bertambah setiap harinya. Untuk yang  berminat menjadi donatur sedekah harian bisa menggunakan link ini http://bit.ly/Kedai7K untuk berkomunikasi dengan pihak Kedai 7K. Melalui program sedekah harian dari kedai 7K, akan lebih banyak membantu masyarakat miskin terhindar perut yang kelaparan. 




1 komentar:

  1. Waw... dengan 7 ribu, semua orang bisa makan dengan kenyang ya..
    Inovasi Teh Indari memang selalu briliant.

    BalasHapus

Resolusi dan Introspeksi Diri

Desember segera berakhir, 2017 tinggal menghitung hari. Setiap bulan desember akan hits kata-kata resolusi. Setiap orang pasti memper...